PERTUMBUHAN ROHANI BERDASARKAN 1 PETRUS 2:1-4 DI KOMUNITAS NGOBROLIN PAPI SURGAWI JAKARTA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Kepemimpinan Penelitian ini mengkaji dampak ketidakpedulian sebagian pemimpin gereja dan anggota jemaat terhadap pertumbuhan rohani, yang dapat menyebabkan stagnasi iman. Kendala dalam pertumbuhan rohani Kristen sering muncul dari persoalan hidup, yang bisa memperkuat atau malah mengganggu iman.Menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan enam pemimpin gereja sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dan diuji dengan ketekunan. Analisis data dilakukan dengan tiga tahap: kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan.
Temuan menunjukkan bahwa pemahaman dan penerapan prinsip pertumbuhan rohani menurut 1 Petrus 2:1-4 di komunitas Ngobrolin Papi Surgawi Jakarta masih belum optimal. Penelitian ini menekankan perlunya perbaikan dalam pemahaman dan aplikasi pertumbuhan rohani untuk menghindari stagnasi iman dan mendukung perkembangan spiritual yang berkelanjutan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Graig. S. Skeener, Galatians, New Cambridge Bible Commentary (Cambridge: Cambridge University Press, 2018) 76-77.
Peter Wongso, Tugas Gereja Dan Misi Masa Kini. (Malang: Seminari Alkitab Asia Tenggara, 2001), 69.
Rick Warren, Pertumbuhan Gereja Masa Kini, Gereja Yang Digerakkan Oleh Tujuan, (Malang: Gandum Mas, 2000), 56.